Nurel Javissyarqi
http://pustakapujangga.com/?p=501
Setiap penyair mempunyai pamor tersendiri, memancarkan kharisma
masing-masing, menebarkan daya pikat sekuat pencariannya menyetubuhi hidup
dalam kehidupan. Mereka berjenis-jenis burung mengisi hutan belantara, memadu
kicauan, kadang berbentur saing, demi telinga yang menyusuri tapakan sunyi,
menuju dataran tinggi kesaksian.
the spaces of world figures, literature studies, new school of thought in the world of literature (art, letters, etc.)
Tampilkan postingan dengan label Notes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Notes. Tampilkan semua postingan
Senin, 23 Agustus 2021
Rabu, 18 Agustus 2021
Sabtu, 14 Agustus 2021
Perjalanan Mencari Cinta
Leila S. Chudori
majalah.tempointeraktif.com
Sutradara Teddy Soeriaatmadja melahirkan film terbarunya sebagai alternatif dalam peta perfilman Indonesia. Para aktor senior menyalakan cahaya dalam film ini.
BANYU BIRU Sutradara: Teddy Soeriaatmadja Skenario: Rayya Makarim, Prima Rusdi, Jujur Prananto Pemain: Tora Sudiro, Slamet Rahardjo, Didi Petet, Butet Kertaredjasa, Dian Sastrowardoyo Produksi: Salto Films dan M&M Entertainment.
majalah.tempointeraktif.com
Sutradara Teddy Soeriaatmadja melahirkan film terbarunya sebagai alternatif dalam peta perfilman Indonesia. Para aktor senior menyalakan cahaya dalam film ini.
BANYU BIRU Sutradara: Teddy Soeriaatmadja Skenario: Rayya Makarim, Prima Rusdi, Jujur Prananto Pemain: Tora Sudiro, Slamet Rahardjo, Didi Petet, Butet Kertaredjasa, Dian Sastrowardoyo Produksi: Salto Films dan M&M Entertainment.
KISI-KOTA, Kalau Sastrawan Tinggal di Apartemen
Gerson Poyk
sinarharapan.co.id
Minggu lalu beberapa sastrawan ibu kota diundang oleh sastrawan (penyair) Leon Agusta dan istri Amerikanya untuk pesta kecil memasuki rumah baru, yaitu sebuah apartemen di depan harian Kompas. Bangunan itu setinggi tiga puluh tingkat.
Mungkin karena pertemuan Leon dengan Maggy di sebuah apartemen bernama Mayflower di Iowa City, maka setelah bertahun-tahun tinggal di kampung-kampung dan di kawasan perumahnn indah tidak membetahkan mereka. Mereka rindu pada apartemen. Maka mereka memilih tingkat tiga, sebuah ruang yang tak terlalu melayang, Atau mungkin karena keamanan lebih terjaga, sebab ada satpam dan mobil yang masuk diperiksa dengan teliti.
sinarharapan.co.id
Minggu lalu beberapa sastrawan ibu kota diundang oleh sastrawan (penyair) Leon Agusta dan istri Amerikanya untuk pesta kecil memasuki rumah baru, yaitu sebuah apartemen di depan harian Kompas. Bangunan itu setinggi tiga puluh tingkat.
Mungkin karena pertemuan Leon dengan Maggy di sebuah apartemen bernama Mayflower di Iowa City, maka setelah bertahun-tahun tinggal di kampung-kampung dan di kawasan perumahnn indah tidak membetahkan mereka. Mereka rindu pada apartemen. Maka mereka memilih tingkat tiga, sebuah ruang yang tak terlalu melayang, Atau mungkin karena keamanan lebih terjaga, sebab ada satpam dan mobil yang masuk diperiksa dengan teliti.
Senin, 02 Agustus 2021
Rabu, 30 Juni 2021
Indah Itu Segar
D. Zawawi Imron *
jawapos.com
Orang Kristen memuji Tuhan dengan menyanyi. Orang Hindu Bali melakukan upacara ritual dengan menari. Orang Islam memanggil umat untuk menjalankan salat dengan berlagu (azan). Hal itu menunjukkan bahwa berbagai macam agama di dunia ini menghargai keindahan. Bahkan, karya-karya Tuhan sebagai sang Pencipta, kalau kita perhatikan akan menampakkan keindahan.
jawapos.com
Orang Kristen memuji Tuhan dengan menyanyi. Orang Hindu Bali melakukan upacara ritual dengan menari. Orang Islam memanggil umat untuk menjalankan salat dengan berlagu (azan). Hal itu menunjukkan bahwa berbagai macam agama di dunia ini menghargai keindahan. Bahkan, karya-karya Tuhan sebagai sang Pencipta, kalau kita perhatikan akan menampakkan keindahan.
Senin, 21 Juni 2021
Minggu, 13 Juni 2021
Senin, 07 Juni 2021
Jumat, 28 Mei 2021
Jana Cerna, Kafka kawin dengan Ibuku lewat Surat
(Jana Cerna adalah putri Milena)
Sigit Susanto
Ketika perang berakhir dan ibu meninggal setahun lewat, saya masih belum percaya kalau ibu saya benar-benar meninggal. Tetapi seorang perempuan dari Ravensbruck telah meyakinkan saya. Ia menulis sebuah surat panjang tentang keberadaan ibu saya di Kamp Konsentrasi yang sudah tidak hidup lagi.
Tetapi beberapa hari berikutnya perempuan yang mengirim surat ke saya itu benar-benar datang. Ia membawa oleh-oleh sebuah gigi dari ibu saya yang lepas.
Sigit Susanto
Ketika perang berakhir dan ibu meninggal setahun lewat, saya masih belum percaya kalau ibu saya benar-benar meninggal. Tetapi seorang perempuan dari Ravensbruck telah meyakinkan saya. Ia menulis sebuah surat panjang tentang keberadaan ibu saya di Kamp Konsentrasi yang sudah tidak hidup lagi.
Tetapi beberapa hari berikutnya perempuan yang mengirim surat ke saya itu benar-benar datang. Ia membawa oleh-oleh sebuah gigi dari ibu saya yang lepas.
Senin, 24 Mei 2021
Satu untuk Segalanya, Goethe
Tito Sianipar
korantempo.com
Untuk pertama kalinya, buku kumpulan puisi karya Johann Wolfgang von Goethe diterbitkan dalam bahasa Indonesia. Buku berjudul Satu dan Segalanya ini berisi lebih dari 65 puisi karangan Goethe, dari masa muda hingga tuanya. Penerjemahnya adalah penyair Agus R. Sardjono dan Berthold Damshauser, dosen literatur dan bahasa Indonesia di Universitas Bonn, Jerman.
korantempo.com
Untuk pertama kalinya, buku kumpulan puisi karya Johann Wolfgang von Goethe diterbitkan dalam bahasa Indonesia. Buku berjudul Satu dan Segalanya ini berisi lebih dari 65 puisi karangan Goethe, dari masa muda hingga tuanya. Penerjemahnya adalah penyair Agus R. Sardjono dan Berthold Damshauser, dosen literatur dan bahasa Indonesia di Universitas Bonn, Jerman.
Selasa, 04 Mei 2021
Dari Youtube Jerman ke Teks bahasa Indonesia
Sigit Susanto
Sebagai pencinta karya Kafka, aku sering mencari youtube bahasa Jerman yang membicarakan tentang Franz Kafka. Aku temukan 2 youtube milik orang yang berbeda dan aku minta izin untuk mengalihkan ke dalam bahasa Indonesia. Kedua orang Jerman itu kaget dan mengizinkan. Atas jasa baik teman dari Lamongan Cak Nurel Javissyarqi, terjemahanku itu diunggah di portal sastra-indonesia.com yang ia kelola.
A Bit Prologue
Poetry Anthology "Ballads of Too Early Destiny"
Written by KRT. Suryanto Sastroatmodjo
Translated by Agus B. Harianto
The craziness leads to one hole,
doesn’t seen but felt,
digs the own grave in the entrenchment of ground,
uncovers the great grand mother; all kind of bones are breaking uncommonly,
spread around, be collapsed suppressed by the war. Where doesn’t change,
become the digger for the all brothers. (The Crazy Man Accost You: XXXVII).
Written by KRT. Suryanto Sastroatmodjo
Translated by Agus B. Harianto
The craziness leads to one hole,
doesn’t seen but felt,
digs the own grave in the entrenchment of ground,
uncovers the great grand mother; all kind of bones are breaking uncommonly,
spread around, be collapsed suppressed by the war. Where doesn’t change,
become the digger for the all brothers. (The Crazy Man Accost You: XXXVII).
Minggu, 02 Mei 2021
FORMENTOR
Anton Kurnia *
Formentor adalah nama kota di sebuah pulau di Laut Tengah yang termasuk wilayah Spanyol, Mallorca. Di sana marak diadakan kegiatan sastra.
Hadiah Sastra Formentor termasuk hadiah bergengsi dalam pentas sastra dunia. Hadiah ini mula-mula diberikan kepada Samuel Beckett (yang kemudian meraih Hadiah Nobel Sastra) dan Jorge Luis Borges (untuk buku kumpulan cerita Ficciones) pada 1961 atas prakarsa sejumlah penerbit, penulis, dan kritikus, di antaranya Camilo Jose Cela dan Giulio Einaudi.
Formentor adalah nama kota di sebuah pulau di Laut Tengah yang termasuk wilayah Spanyol, Mallorca. Di sana marak diadakan kegiatan sastra.
Hadiah Sastra Formentor termasuk hadiah bergengsi dalam pentas sastra dunia. Hadiah ini mula-mula diberikan kepada Samuel Beckett (yang kemudian meraih Hadiah Nobel Sastra) dan Jorge Luis Borges (untuk buku kumpulan cerita Ficciones) pada 1961 atas prakarsa sejumlah penerbit, penulis, dan kritikus, di antaranya Camilo Jose Cela dan Giulio Einaudi.
Naskah Panjang yang Tiba-tiba Jatuh ke Pangkuan
Martin Aleida *
“Kalau (dia) masih hidup, saya ingin tahu di mana makamnya. Kalau dia disiksa dulu sebelum meninggal, saya ingin supaya punya kesempatan membasuh lukanya. Kalau yang tersisa darinya tinggal tulang, saya ingin punya kesempatan menyusun tulang-tulang itu di peti mati anak saya, lalu menguburkannya dengan penuh cinta. Kesempatan itu telah direnggut dari saya.”Sabtu, 27 Maret 2021
Pemberontakan Kapal Haji karya Orhan Pamuk
(Cuplikan novel “Malam-Malam Wabah”, karya Orhan Pamuk, peraih anugerah
Nobel Sastra 2006)
Penerjemah: Bernando J. Sujibto *
Gubernur Sami Pasha berpikir keras tentang usaha pentingnya karantina kepada syekh Hamdullah. Pasha mengenal syekh itu segera setelah dia ditugaskan ke pulau itu lima tahun lalu. Waktu itu, dia tampil dengan perawakan seorang lelaki yang lemah lembut, sopan, dan penuh kasih sayang dengan minat yang kuat terhadap karya sastra. Mungkin pembawaanya masih begitu. Di tahun pertama, mereka pernah berbincang hal ihwal kehidupan, buku, dan spiritualitas. Meskipun bersahabat, langkah karantina kali ini tidak akan berjalan baik untuk persahabatan maupun negara, dan sialnya urusan bisnis akan berpindah ke ranah internasional.
Penerjemah: Bernando J. Sujibto *
Gubernur Sami Pasha berpikir keras tentang usaha pentingnya karantina kepada syekh Hamdullah. Pasha mengenal syekh itu segera setelah dia ditugaskan ke pulau itu lima tahun lalu. Waktu itu, dia tampil dengan perawakan seorang lelaki yang lemah lembut, sopan, dan penuh kasih sayang dengan minat yang kuat terhadap karya sastra. Mungkin pembawaanya masih begitu. Di tahun pertama, mereka pernah berbincang hal ihwal kehidupan, buku, dan spiritualitas. Meskipun bersahabat, langkah karantina kali ini tidak akan berjalan baik untuk persahabatan maupun negara, dan sialnya urusan bisnis akan berpindah ke ranah internasional.
Senin, 25 Januari 2021
TRIBUT PENDEK UNTUK PARA PENERJEMAH YANG TERHORMAT
Erwin Setia *
Ketimbang untuk para anggota DPR, label ‘yang terhormat’ dan ‘yang mulia’ lebih pantas disematkan untuk para penerjemah. Mereka adalah entitas yang tak doyan mempertontonkan diri ke khalayak sebagaimana para anggota DPR kerap menunjukkan giginya yang paling rompal ke hadapan kamera wartawan. Agaknya tak berlebihan menyebut penerjemah sebagai orang paling ikhlas di alam raya kesenian. Mereka bekerja dalam kesunyian, cenderung dianggap tidak ada, padahal bisa apa kita tanpa penerjemah?
Ketimbang untuk para anggota DPR, label ‘yang terhormat’ dan ‘yang mulia’ lebih pantas disematkan untuk para penerjemah. Mereka adalah entitas yang tak doyan mempertontonkan diri ke khalayak sebagaimana para anggota DPR kerap menunjukkan giginya yang paling rompal ke hadapan kamera wartawan. Agaknya tak berlebihan menyebut penerjemah sebagai orang paling ikhlas di alam raya kesenian. Mereka bekerja dalam kesunyian, cenderung dianggap tidak ada, padahal bisa apa kita tanpa penerjemah?
Rabu, 20 Januari 2021
Langganan:
Postingan (Atom)
A. Syauqi Sumbawi
A.C. Andre Tanama
Aang Fatihul Islam
Abdul Aziz Rasjid
Abdul Hadi W. M.
Adam Roberts
Adelbert von Chamisso
Adreas Anggit W.
Aguk Irawan MN
Agus B. Harianto
Agus R. Sarjono
Ahmad Farid Yahya
Ahmad Yulden Erwin
Akhmad Sahal
Akhmad Sekhu
Albert Camus
Albrecht Goes
Alexander Pushkin
Alit S. Rini
Amien Kamil
Amy Lowell
Andra Nur Oktaviani
André Chénier
Andy Warhol
Angela
Angela Dewi
Angrok
Anindita S. Thayf
Anton Bruckner
Anton Kurnia
Anwar Holid
Arif Saifudin Yudistira
Arthur Rimbaud
Arti Bumi Intaran
AS Laksana
Asep Sambodja
Awalludin GD Mualif
Axel Grube
Bambang Kariyawan Ys
Basoeki Abdullah
Beethoven
Ben Okri
Bernando J. Sujibto
Berthold Damshäuser
Berto Tukan
BI Purwantari
Birgit Lattenkamp
Blaise Cendrars
Book Cover
Brunel University London
Budi Darma
Buku Kritik Sastra
C.C. Berg
Candra Kurnia
Cecep Syamsul Hari
Chairil Anwar
Chamim Kohari
Charles Baudelaire
Claude Debussy
Cristina Lambert
D. Zawawi Imron
Damhuri Muhammad
Dana Gioia
Daniel Paranamesa
Dante Alighieri
Dante Gabriel Rossetti (1828-1882)
Dareen Tatour
Darju Prasetya
Darwin
Dea Anugrah
Denny Mizhar
Diponegoro
Djoko Pitono
Djoko Saryono
Dwi Cipta
Dwi Kartika Rahayu
Dwi Pranoto
Edgar Allan Poe
Eka Budianta
Eka Kurniawan
Emha Ainun Nadjib
Emily Dickinson
Enda Menzies
Endorsement
Ernest Hemingway
Erwin Setia
Essay
Evan Ys
Fahmi Faqih
Fatah Anshori
Fazabinal Alim
Feby Indirani
François Villon
François-Marie Arouet (Voltaire)
Frankfurt Book Fair 2015
Franz Kafka
Franz Schubert
Franz Wisner
Frederick Delius
Friedrich Nietzsche
Friedrich Schiller
Fritz Senn
FX Rudy Gunawan
G. J. Resink
Gabriel García Márquez
Gabriela Mistral
Gerson Poyk
Goenawan Mohamad
Goethe
Hamid Dabashi
Hardi Hamzah
Hasan Junus
Hazrat Inayat Khan
Henri de Régnier
Henry Lawson
Hera Khaerani
Hermann Hesse
Ibnu Rusydi
Ibnu Wahyudi
Ignas Kleden
Igor Stravinsky
Imam Nawawi
Indra Tjahyadi
Inspiring Writer
Interview
Iskandar Noe
Jakob Sumardjo
Jalaluddin Rumi
James Joyce
Jean-Paul Sartre
Jiero Cafe
Johann Sebastian Bach
Johannes Brahms
John H. McGlynn
John Keats
José de Espronceda
Jostein Gaarder
Kamran Dikarma
Katrin Bandel
Khalil Gibran (1883-1931)
Koesoema Affandi
Koh Young Hun
Komunitas Deo Gratias
Komunitas Penulis Katolik Deo Gratias
Koskow
Kulya in the Niche of Philosophjy
Laksmi Pamuntjak
Laksmi Shitaresmi
Lathifa Akmaliyah
Laurencius Simanjuntak
Leila S Chudori
Leo Tolstoy
Lontar Foundation
Lorca
Lord Byron
Ludwig Tieck
Luís Vaz de Camões
Lutfi Mardiansyah
Luthfi Assyaukanie
M. Yoesoef
M.S. Arifin
Mahmoud Darwish
Mahmud Ali Jauhari
Mahmudi
Maman S. Mahayana
Marco Polo
Martin Aleida
Mathori A Elwa
Max Dauthendey
Membongkar Mitos Kesusastraan Indonesia
Michael Kumpfmüller
Michelangelo
Milan Djordjevic
Minamoto Yorimasa
Modest Petrovich Mussorgsky
Mozart
Mpu Gandring
Muhammad Iqbal
Muhammad Muhibbuddin
Muhammad Yasir
Mulla Shadra
Nenden Lilis A
Nikmah Sarjono
Nikolai Andreyevich Rimsky-Korsakov
Nirwan Ahmad Arsuka
Nirwan Dewanto
Nizar Qabbani
Noor H. Dee
Notes
Novel Pekik
Nunung Deni Puspitasari
Nurel Javissyarqi
Octavio Paz
Orasi Budaya
Orhan Pamuk
Pablo Neruda
Panos Ioannides
Patricia Pawestri
Paul Valéry
Paul van Ostaijen
PDS H.B. Jassin
Penerbit SastraSewu
Percy Bysshe Shelley
Pierre de Ronsard
Poems
Poetry
Pramoedya Ananta Toer
Pustaka Ilalang
PUstaka puJAngga
Putu Setia
Pyotr Ilyich Tchaikovsky
R. Ng. Ronggowarsito (1802-1873)
Rabindranath Tagore
Radhar Panca Dahana
Rainer Maria Rilke
Rakai Lukman
Rama Dira J
Rambuana
Read Ravel
Rengga AP
Resensi
reviewer
RF. Dhonna
Richard Strauss
Richard Wagner
Ridha al Qadri
Robert Desnos
Robert Marcuse
Ronny Agustinus
Rosalía de Castro
Ruth Martin
S. Gunawan
Sabine Müller
Samsul Anam
Santa Teresa
Sapardi Djoko Damono
Sara Teasdale
Sasti Gotama
Saut Situmorang
Schreibinsel
Self Portrait Nurel Javissyarqi by Wawan Pinhole
Seno Joko Suyono
Sergi Sutanto
Shiny.ane el’poesya
Sholihul Huda
Short Story
Sigit Susanto
Sihar Ramses Simatupang
Siwi Dwi Saputro
Soeprijadi Tomodihardjo
Sofyan RH. Zaid
Solo Exhibition Rengga AP
Sony Prasetyotomo
Sri Wintala Achmad
Stefan Zweig
Stefanus P. Elu
Subagio Sastrowardoyo
Sunlie Thomas Alexander
Sunu Wasono
Suryanto Sastroatmodjo
Sutardji Calzoum Bachri
Sutejo
Syahruddin El-Fikri
T.S. Eliot
Taufik Ikram Jamil
Taufiq Ismail
Taufiq Wr. Hidayat
Tengsoe Tjahjono
Thales
The World Readers Award
Tito Sianipar
Tiya Hapitiawati
To Take Delight
Toeti Heraty
Tunggul Ametung
Ulysses
Umar Junus
Unknown Poet From Yugoslavia
Usman Arrumy
Utami Widowati
Vladimir Nabokov
W.S. Rendra
Walter Savage Landor (1775-1864)
Watercolour Paint
Wawan Eko Yulianto
Wawan Pinhole
Welly Kuswanto
Wildani Hefni
William Blake
William Butler Yeats
Wizna Hidayati Umam
World Letters
X.J. Kennedy
Yasraf Amir Piliang
Yasunari Kawabata
Yogas Ardiansyah
Yona Primadesi
Yuja Wang
Yukio Mishima
Z. Afif
Zadie Smith
Zeynita Gibbons





